Effect

Sabtu, 11 Mei 2013

Risiko Kesehatan Yang Dipicu Penggunaan Ponsel Berlebihan

3 09:51:42
Risiko kesehatan yang dipicu penggunaan ponsel berlebihan
Ilustrasi menggunakan ponsel. 
 

Kita tentu sering mendengar tentang risiko kesehatan yang dipicu penggunaan ponsel yang berlebihan. Tak jarang, radiasi ponsel juga diduga dapat menyebabkan risiko kesehatan yang fatal seperti kanker. Meskipun banyak ahli medis mengatakan bahwa tidak ada bukti konklusif dari fakta tersebut, ada penelitian yang menunjukkan bahwa radiasi ponsel memiliki efek kumulatif pada kesehatan manusia apabila digunakan secara berlebihan. Nah, berikut adalah risiko kesehatan yang dipicu penggunaan ponsel secara berlebihan, seperti dilansir Boldsky.

1. Sakit kepala

Ponsel telah diidentifikasi sebagai pemicu sakit kepala sebelah atau migrain. Radiasi dari ponsel menimbulkan rasa berdengung di telinga yang pada akhirnya mengarah pada rasa nyeri di kepala.

2. Kelelahan

Radiasi ponsel dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak. Ini akan membuat Anda merasa cepat lelah dan letih.

3. Gangguan Tidur

Penggunaan ponsel yang berlebihan dapat menyebabkan kecemasan dan stres yang akhirnya mengganggu kenyamanan tidur.

4. Kehilangan memori

frekuensi radiasi dari ponsel dapat mengganggu kemampuan otak untuk menyimpan informasi. Itu sebabnya, penggunaan ponsel yang berlebihan dapat menyebabkan kehilangan memori.

5. Infertilitas

Kebanyakan pria kerap meletakkan ponsel di saku celana. Hal itu sangat berbahaya karena radiasi dan panas dari ponsel dapat membunuh sperma.

6. Reaksi toksik

Radiasi ponsel dapat menghasilkan racun berbahaya yang mengalir ke otak sehingga menyebabkan reaksi toksik.

7. Masalah pendengaran

Menggunakan ponsel dengan volume suara yang tinggi selama berjam-jam dapat memberi tekanan pada gendang telinga. Kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan sakit telinga dan masalah pendengaran.

8. Kanker

Radiasi ponsel tidak baik untuk tubuh karena itu mampu mendorong munculnya tumor dan pertumbuhan kanker. Namun, tidak ada cukup bukti yang menghubungkan penggunaan ponsel berlebihan dengan kanker secara langsung. Namun, para ilmuwan sedang melakukan penelitian mengenai hal ini.

9. Masalah emosional

Nomophobia adalah jenis fobia baru yang menandai adanya rasa takut kehilangan atau berada jauh dari ponsel. Kecanduan ini bisa membuat Anda mengalami masalah emosional yang tidak stabil dan lebih senang berada di dunia maya ketimbang bersosialisasi di dunia nyata.

Inilah sembilan risiko kesehatan yang mengancam Anda apabila sering menggunakan ponsel secara berlebihan.

Makanan Berlemak Bikin Cepat Ngantuk



Makanan berlemak bikin cepat ngantuk

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan yang Anda konsumsi tak hanya berpengaruh terhadap kesehatan melainkan juga dengan tingkat konsentrasi dan rasa ngantuk yang Anda rasakan setiap hari.
Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi makanan berlemak membuat seseorang mudah ngantuk di siang hari. Sementara makanan kaya karbohidrat menyebabkan peningkatan konsentrasi dan menghilangkan rasa ngantuk. Selain itu diketahui tak ada pengaruh dari makanan kaya protein terhadap rasa kantuk dan konsentrasi.
Hasil ini diketahui setelah penelitian mengamati rasa ngantuk dan konsentrasi dari 31 orang berusia 18 sampai 65 tahun yang tidak mengalami obesitas. Partisipan merupakan orang yang memiliki pola tidur cukup dan normal. Kemudian peneliti pun mengamati makanan yang mereka konsumsi.
Hasil penelitian ini tidak mengikutsertakan beberapa faktor lain seperti usia, gender, BMI, jumlah jam tidur, atau jumlah kalori yang dikonsumsi, seperti dilansir oleh US News (10/05).
"Peningkatan konsumsi lemak memiliki efek buruk terhadap tingkat konsentrasi dari orang yang tidak terkena obesitas," ungkap Dr Alexandros Vgontaz, profesor dari Penn State Coollege of Medicine.
Penelitian ini menambahkan bukti adanya kaitan antara jenis diet dan rasa ngantuk. Diet tinggi lemak juga berkaitan dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung. Selain itu, Vgontaz juga menjelaskan kemungkinan bahaya yang dialami individu akibat rasa ngantuk yang mungkin terjadi saat berada di jalan setelah mengonsumsi makanan berlemak.
Inspired BY MERDEKA.com